Selasa, 08 Mei 2018

Bagaimana sih cara memulai usaha kuliner untuk anda yang masih pemula ?

Bagaimana sih cara memulai usaha kuliner untuk Anda yang masih pemula?
peluang usaha yang di geluti saat ini adalah kuliner.Ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan kok. Melalui artikel berikut ini, mari belajar 9 cara mudah memulai peluang usaha franchise.

Rubrik Finansialku
Rubrik Finansialku Start It Up

Plus Minusnya Usaha Kuliner

Dalam kondisi ekonomi yang sedang melemah akhir-akhir ini, banyak usaha yang mengalami kebangkrutan, namun terdapat sebuah bisnis yang terus berkembang. Bisnis apakah itu? BISNIS KULINER.
Nyatanya, tidak peduli seberapa sedikit uang yang diperoleh, setiap hari semua orang membutuhkan makan. Oleh karena itu, bisnis yang satu ini tidak pernah surut.
Bisnis kuliner merupakan sebuah lahan yang kerap kali dianggap memberi banyak keuntungan. Dengan modal yang relatif kecil, Anda bisa mengambil untung hingga 100%.
9 Cara Memulai Usaha Kuliner Untuk Anda yang Masih Pemula dan Belum Pernah Berbisnis Kuliner 02 - Finansialku


Namun disamping kelebihannya, tentu ada kelemahan dari bisnis ini. Minusnya adalah banyak orang berbondong-bondong membangun bisnis makanan, mulai dari warung kaki lima, warung sederhana, restoran cepat saji, restoran mewah dan lain sebagainya.
Akhirnya, persaingan dalam bisnis ini cukup tinggi.
Tentunya hal ini membuat banyak pebisnis pemula ragu untuk memulai sebuah bisnis kuliner?
Namun jangan khawatir, sebenarnya tidak peduli apapun jenis bisnis Anda, semuanya akan mudah selama Anda pantang menyerah dan terus belajar.
Nah, agar bisnis kuliner Anda lebih lancar, simak 9 cara memulai usaha kuliner bagi Anda yang masih pemula dari Finansialku berikut ini:

Bagaimana Cara Memulai Usaha Kuliner?

Apa saja sih hal-hal yang perlu dipelajari sebelum memulai bisnis kuliner?

Tentunya ada beberapa tips umum yang bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kesuksesan bisnis kuliner Anda di tengah persaingan yang sengit dewasa ini. Berikut beberapa contohnya:

#1 Ketahui Pasar Anda: Jual Nasi Goreng atau Jual Makanan Khas Timur Tengah

Pasar merupakan salah satu aspek penting dalam bisnis. Segmentasi pasar sendiri adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.
Mengingat pentingnya segmen pasar dalam setiap bisnis, tentunya Anda juga perlu mengenal dan menentukan pasar Anda sebelum memulai bisnis kuliner.
Sebagai contoh, mari melihat perbandingan berikut:
  • Apabila Anda memilih untuk menjual nasi goreng, intinya luas sekali pasarnya. Anda harus memikirkan bagaimana cara agar pasar bisa mengenal nasi goreng Anda dan mengetahui apa bedanya nasi goreng Anda dari nasi goreng lainnya. Dengan kata lain, pasarnya lebih luas.
  • Apabila Anda memilih untuk menjual makanan khas Timur Tengah dan dijual di Indonesia. Anda harus menentukan kira-kira siapa orang yang suka makanan khas Timur Tengah untuk menentukan segmen pasar, kemudian pertimbangkan juga bagaimana mereka bisa tahu kalau Anda memiliki rumah makan khas Timur Tengah. Dengan kata lain, pasarnya lebih segmented.

#2 Apa yang Beda dari Usaha Kuliner Anda?

Anda tentunya tahu setiap bisnis harus memiliki faktor pembeda, disebut juga USP (Unique Selling Proposition). Jika tidak memilikinya, Anda tidak akan bisa bertahan dalam persaingan.
Nah kira-kira apa USP bisnis Anda?
Beberapa Hal Penting Yang Anda Perlu Tahu Sebelum Melakukan Bisnis Kuliner 01 - Finansialku


Cobalah tentukan sebuah faktor pembeda yang unik dan sesuai minat masyarakat. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:
  • Berdiri sejak tahun 1920
  • Dibuat dari 11 rempah rahasia
  • Memiliki sambal 30 level
  • Memiliki ukuran bakso yang paling besar
  • Daging dari sapi kualitas nomor 1 di dunia
  • Kokinya diimpor langsung dari Timur Tengah
  • Usaha kuliner saya paling banyak stop kontak dan internetnya 100 Mbps

#3 Bagaimana Cara Anda Melayani Customer Anda?

Apakah lokasi menjadi faktor utama dalam bisnis? Bisa iya dan bisa tidak.
Dahulu lokasi memang bisa dibilang sangat penting karena lokasi strategis berarti banyak lalu lalang calon konsumen. Maka orang berlomba-lomba mencari lokasi usaha yang strategis dan ramai.
Namun seiring perkembangan teknologi, kini lokasi menjadi tidak terlalu penting. Mengapa? Karena sudah banyak fasilitas pesan antara dan ojek online yang siap membantu Anda.
Misalnya saja, fasilitas Go Food, Grab Food dan penyedia jasa antar makanan, makacustomer tidak perlu lagi repot-repot berkendara ke rumah makan.
Usaha Rumahan Bisnis Kuliner yang Awalnya Hobi jadi Pemasukan Tambahan 02 - Finansialku


Nah, mana cara yang Anda pilih untuk melayani customer? Anda bebas memilih mau jual lokasi atau tidak. Jika Anda jual lokasi, maka pastikan:
  • Lokasi Anda terdaftar di Google Business
  • Lokasi Anda mudah diakses
  • Lokasi Anda memiliki tempat parkir yang memadai

#4 Cara Membangun Relasi dengan Customer Anda

Apa itu customer atau pelanggan? Secara umum, pelanggan diartikan sebagai perseorangan atau kelompok yang mencari pemenuhan keperluan primer, sekunder, atau tersier dengan cara menggunakan produk atau jasa yang disediakan oleh perseorangan atau kelompok lain melalui kegiatan transaksi jual-beli.
Tanpa pelanggan, bisnis Anda tidak mungkin memperoleh kesuksesan. Oleh karena itu, penting untuk membangun hubungan baik secara dua arah.
Untuk dapat membangun hubungan baik dengan konsumen, Anda harus mengetahui beberapa cara dalam membangun relasi dengan customer Anda. Untuk memahaminya, mari melihat beberapa contoh di bawah ini:
  1. Transactional: pesan, bayar, makan dan customer Contoh: KFC.
  2. Self service: warung makan nasi ramesan, ambil sendiri, lalu tunjukkan ke kasir, dan bayar setelah selesai makan. Contoh: warung nasi
  3. Automated servicemengambil makanan sendiri seperti beli makanan cepat saji di supermarket. Contoh: Indomaret.
  4. Communities: jual tempat, membuat orang lebih suka hang out dan main di rumah makan tersebut. Contoh: Upnormal dan Starbucks.

Nah, relasi seperti apa yang akan Anda pilih untuk bisnis kuliner Anda?

#5 Sumber Pemasukan

Saat membuat bisnis, tentunya tujuannya adalah mencari keuntungan. Dengan kata lain, Anda harus merencanakan keuangannya dengan baik.
Dalam merencanakan keuangan, Anda perlu mengetahui sumber pemasukan bisnis kuliner tersebut. Apakah Anda akan mengandalkan produk sebagai sumber pemasukan? Atau iklan, komisi, dan lain sebagainya.
Misalnya saja saat Anda menjual fried chicken, Anda bisa membuat paket plus nasi dan minum dengan harga lebih murah. Nah, pertimbangkanlah dari maka Anda akan memperoleh keuntungan.
6 Modal Usaha Penting Untuk Membangun Usaha Kecil-kecilan 02 Modal Bisnis Uang - Finansialku

Jangan sampai Anda mementingkan harga yang murah namun gagal menutupi seluruh biaya (pengeluaran) bisnis kuliner Anda.
Contoh lainnya, ada juga kedai kopi dimana bukan hanya kopi yang dijual, namun juga makanan ringan dan kue-kue.
Dengan menjual makanan ringan, mereka mengincar tambahan pemasukan karena banyak konsumen yang merasa lapar saat nongkrong di kedai kopi.

#6 Hal-Hal Penting, Seperti Perizinan

Setiap struktur bisnis, memiliki prosedur pengajuan izin usahanya. Ini adalah kewajiban Anda sebagai pebisnis untuk dapat memulai bisnis legal di Indonesia.
Ketahui dahulu struktur bisnis Anda, lalu ajukan bisnis dan bereskan semua prosedur perizinan usahanya. Sebagai contoh, jika Anda tertarik untuk membuat sebuah CV, maka Anda bisa melihat sekilas mengenai proses pengajuan CV berikut ini:
Dan berikut artikel yang membahas tuntas mengenai pengajuan Perseroan terbatas (PT):
SSE Pajak Panduan Lengkap Surat Setoran Elektronik (SSE) Pajak Plus Cara Daftar SSE Pajak 01 - Finansialku


#7 Aktivitas Bisnis

Tips ke-7 yakni mengetahui aktivitas bisnis Anda, yaitu aktivitas apa saja yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau layanan Anda. Setiap bisnis tanpa perencanaan aktivitasnya akan hilang arah, dan Anda bisa tersesat jika berbuat demikian.
Artinya, Anda harus tahu seperti apa aktivitas bisnis Anda nantinya. Penasaran apa saja aktivitas bisnis Anda? Dalam bisnis biasanya aktivitas bisnis dibedakan menjadi 5, yakni sebagai berikut:
  1. Strategi (Strategic Management): Berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi.
  2. Operasional (Operational Management): Aktivitas bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efisien.
  3. Pemasaran (Marketing Management): Salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, berkembang, dan mendapatkan laba. 

Usaha Rumahan Bisnis Kuliner yang Awalnya Hobi jadi Pemasukan Tambahan 01 - Finansialku


  1. Keuangan (Financial Management): Kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.
  2. SDM (Human Resources Management): Manajemen SDM atau sering disingkat MSDM merupakan aktivitas dimana Anda mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama.

Kini Anda tinggal menentukan seluruh aktivitas bisnis Anda mengacu pada contoh di atas.

#8 Partner Utama

Dalam berbisnis biasanya Anda akan berhubungan dengan vendor-vendor yang akan menjadi partner Anda. Misalkan saja, saat membuat bisnis kuliner, Anda akan berhubungan dengan vendor gas, vendor air minum, vendor bahan baku dan lain sebagainya.
Jika ingin bisnis Anda lancar dan sukses, kuncinya adalah mencari vendor terbaik yang menawarkan produk dengan kualitas yang sepadan dengan harganya.
Jangan asal cari murah, karena salah satu faktor penentu bisnis kuliner adalah dari rasa dan kualitasnya.
Tidak peduli sebagus apapun strategi pemasaran yang dilakukan, tidak akan berhasil jika kualitas produk yang dijual buruk. Pembeli hanya akan membeli lebih dari sekali jika produk tersebut berkesan baik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kualitas makanan secara konstan.
Percuma menjual dengan harga murah dan nikmat jika bahan bakunya tidak segar, ujung-ujungnya konsumen akan complain. Jadi, selalu pertimbangkan partner utama bisnis kuliner yang memang sudah terjamin dan terpercaya.

#9 Sumber Pengeluaran

Selain sumber pemasukan yang telah dibahas pada poin 5 tadi, Anda juga perlu mempertimbangkan sumber pengeluaran. Biasanya strategi marketing juga terkait disini.
Cara Pecinta Kuliner dapat Berhemat dan Tetap Senang-Senang - Perencana Keuangan Independen Finansialku


Sebagai contohnya:
  • Ada resto yang memberikan penawaran gratis refill minum, all you can drink. Artinya bisnis tersebut sudah memperhitungkan untuk merugi di bagian minuman. Artinya dia harus menambah keuntungan di bagian makanan.
  • Ada resto yang memberikan gratis refill nasi setiap pembelian makanan, all you can eat rice. Artinya dia sudah siap menerima kerugian di bagian nasi. Umumnya dia akan menambah keuntungan dari bagian minuman atau menu utamanya.

Nah, di samping itu juga banyak biaya yang tercakup dalam sebuah bisnis lho. Sebagai contohnya adalah:
  • Biaya operasional (seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendanai kegiatan operasi perusahaan demi mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan).
  • Biaya pemasaran (seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan demi memasarkan atau mempromosikan produk dan jasanya kepada masyarakat demi mempertahankan atau meningkatkan laba).
  • Biaya riset menu, dan lain sebagainya.

Membuat Business Model Canvas

Model bisnis merupakan sebuah gambaran dari bisnis seperti apa saja aktivitas bisnisnya, nilai-nilainya, bagaimana relasi konsumennya, dan sebagainya.
Model ini biasanya dituangkan untuk menggambarkan apa ide bisnis yang ada di kepala Anda, sehingga bisa dijalankan kelak.
Karena masih banyak yang kebingungan dengan bagaimana membuat model bisnis, maka muncullah Business Model Canvas karya Alexander Osterwalder dan kawan-kawan.
Sebenarnya, penjabaran 9 poin di atas mengarah pada penulisan Business Model Canvasini, dimana tadi Anda sudah menentukan sembilan blok yang membantu Anda merumuskan ide bisnis menjadi sebuah model bisnis yang jauh lebih terstruktur. AdapunBusiness Model Canvas adalah sebagai berikut:
9 Tahap Membuat Model Bisnis Panduan - Perencana Keuangan Finansialku - Netizen Consultant


Singkatnya, Anda bisa membuat model bisnis menggunakan Business Model Canvas di atas, dengan cara berikut ini:
  1. Tentukan customer segment.
  2. Tentukan produk, layanan atau value proposition.
  3. Bagaimana cara menyampaikan produk kepada customer.
  4. Bagaimana relasi yang akan dibentuk antara customer dan bisnis.
  5. Tentukan darimana sumber pendapatan atau revenue streams.
  6. Tentukan sumber daya yang dibutuhkan atau key resources.
  7. Tentukan aktivitas utama dalam bisnis atau key activities.
  8. Tentukan siapa partner utama yang diperlukan dalam bisnis atau key partners.
  9. Terakhir darimana saja sumber pengeluaran atau cost structures.

Selamat mencoba!

Jangan Takut Memulai Bisnis Kuliner

Setelah melihat 9 cara memulai usaha franchise di atas, apakah Anda sudah membayangkan seperti apa model bisnis Anda?
Kuncinya, lakukan perencanaan yang baik dan menyeluruh agar bisnis kuliner Anda dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, Anda dapat juga terlebih dahulu melakukan riset pasar dan melakukan analisis kelayakan usaha sehingga rencana Anda terpampang jelas ke depan.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda!

15 Cara Membuka Usaha Kuliner Dengan Modal Kecil

15 Cara Membuka Usaha Kuliner Dengan Modal Kecil



Sepeti ketika mempelajari cara memulai peluang usaha maka anda juga bisa mempelajari tentang cara membuka usha kuliner dengan modal kecil. Karena tidak semua usaha harus di buka menggunakan modal yang banyak dan besar. Tentu saja anda tetap bisa membuka sebuah usaha kuliner dengan cara dan hanya menggunakan modal minim yang tidak terlalu besar. Karena itu, silahkan membaca artikel tentang cara membuka peluang usaha franchise dengan modal kecil berikut ini :

Dapur nantinya akan menjadi sebuah pabrik pribadi anda ketika anda sedang menjalankan usaha kuliner apalagi dengan minim modal. Maka kebersihan dan higinitas dapur memang harus selalu di jaga agar nantinya tidak menjadi maslah bagi anda maupun para pelanggan anda. Karena dapur merupakan markas pertama yang anda miliki, jadi jangan berusaha membuat dapur anda terlihat sangat kotor dan tidak bersih, ya!1. Pemeliharaan Dapur
2. Memulai Aksi
Seperti ketika anda mempelajari cara bisnis ikan laut konsumsi, maka anda juga harus memulai sebuah aksi agar bisa mewujudkan usaha franchise anda. Seperti mempelajari cara membuka usaha kuliner dengan modal kecil ini. Jangan terlalu sering menunda untuk melakukan sebuah usaha jika anda sudah memiliki fikiran untuk melakukan dan membuka usaha kuliner tersebut. Walaupun mungkin untuk permulaan akan terkesan berat, namun jika anda lebih bersabar dan percaya akan kemampuan anda maka anda bisa akan terus melanjutkan usaha kuliner tersebut. Karena membiarkan kesempatan hilang begitu saja akan membuat usaha akanda menjadi monoton dan tidak berkembang.
3. Membuat Sebuah Daftar
Lakukanlah sebuah prediksi untuk menjalanan usaha kuliner anda tersebut, dimana anda bisa melihat bagaimana kedepannya usaha itu akan berkembang dan berjalan. Anda bisa saja membuat sebuah daftar lengkap berupa berapa saja kemungkinan modal yang anda butuhkan. Ini adalh penanganan yang efektif dalam mengatasi adanya kerugian yang mungkin akan terjadi kepada anda. Karena nantinya anda bisa mengetahui berapa rincian kotor dari biaya yang anda butuhkan dalam memulai usaha tersebut.
4. Persiapan Modal
Setelah anda melakukan antisipasi dan menghitung bebrapa analisa kebutuhan modal yang anda perlukan dalam proses pengembangan usaha kuliner. Maka anda hanya perlu mengumpulkan sejumlah modal yang sebelumnya telah anda coba kalkulasikan tersebut. Anda bisa menggunakan tabungan atau meminjam sejumlah dana dengan metode pinjaman tertentu. Ada banyak metode peminjaman yang bisa anda gunakan seperti peminjaman di bank, koperasi dan badan usaha yang lainnya.
5. Tentukan Konsep Usaha
Seperti hal dasar strategi bisnis ayam goreng,  anda tentunya harus menentukan konsep usaha terlebih dahulu sebelum menetapkan membuka sebuah usaha. Konsep kuliner ini adalah hal yang wajib anda tentukan seperti apa saja yang harus kalian buat ketika membuka sebuah usaha kuliner. Boleh jadi anda membuka usaha ayam goreng, usaha donat, berjualan kue ering atau membuka catering.
6. Melakukan Promosi
Promosi merupakan slaah satu bagian terpenting di dalam cara memulai bisnis kuiner dengan modal minim, seperti perhitungan modal usaha fried chicken. Lakukan promosi dengan benar dan dengan bertahap. Jangan hanya menyerah di sebuah rencana. Gunakan promosi dari mulut ke mulut melalui, saudara, teman dan kerabat dan juga menggunakan promosi online. Penggunaan promosi online bisa menggunakan website gratis maupun pemanfaatan media sosial.
7. Buatlah Sebuah Innovasi 
Melakukan sebuah terobosan atau innovasi akan membuat minat konsumen menjadi makin naik dan termotivasi untuk membeli dan berusaha mengenal produk dari usaha kuliner anda. Misalnya saja menambah daftar menu di dalam usaha kuliner anda. Menambah variasi bentuk dan juga citra rasa. Jangan pernah menyerah dengan beberapa produk yang mungkin belum laris di pasaran. Tetap lakukan terobosan terbaru agar produk anda tetap mengalami perkembangan.
9. Optimis dan Bekerja Keras
Beberapa hal yang bisa menghambat dan menghalangi kesuksesan adalah sikap pesimis yang anda miliki. Oleh karena itu jangan selalu pesimis, tetaplah berusaha dan bekerja keras serta optimis terhadap hasil yang nantinya bisa anda raih. Jika anda selalu memiliki fikiran yang positif maka anda akan lebih mudah mendapatkan beberapa energi positif dan ide baru yang kreatif.
Sponsors Link


10. Menjalin Relasi Yang Seimbang
Siapa yang bisa menjamin bahwa sebuah usaha kuliner yang bisa berkembang bisa menjadi menjadi sukses tanpa bantuan siapapun?Inilah mengapa sebuah kemitraan adalah hal yang harus di punyai setiap pelaku bisnis. Tanpa terkecuali bisnis kulinet tersebut. Jika anda bisa mengembangkan dan mempertahankan sebuah hubungan atau relasi yang baik maka anda akan menemukan penyokong maupun patner kerja yang bisa memperluas koneksi anda.
11. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah hal yang wajib di pelajari agar nantinya bisnis kuliner anda bisa berkembang dan mendapatkan kesuksesan. Bisa saja anda melakukan strategi pemasaran dengan cara memberikan dan menyebarkan brosur. Ketika masih awal dalam melakukan pengembangan usaha ini maka anda bisa meberikan beberapa penawaran menarik seperti potongan harga dan gratis akan item tertentu. Jangan terlalu pelit di awal, ya! Anda juga bisa melakukan sistem kerja sama dengan menitipkan barang daganagan anda atau dengan menggunakan sistem antar jemput agar pelanggan lebih menyukai produk anda.
12. Penentuan Target Konsumen
Setelah anda menentukan jenis usaha kuliner apa yang akan anda bangun maka akan lebih meudah dalam penentuan target konsumen atau pembeli produk anda nantinya. Misalkan saja anda hanya memuka usaha kuliner dengan tema sederhana seperti produk kue atau cemilan rumahan yang targetnya adalah anak-anak dan dwasa hingga ke makanan berat lainnya.
13. Mengetahui Kelebihan Usaha
Anda juga harus mengetahui apa saja kelebihan usaha kulienr yang anda pilih tersebut. Seperti ketika anda memilih berjualan makanan ringan, maka kelebihannya tentu saja modal yang tidak terlalu banyak dan lebih mudah dipasarkan. Jangan malas untuk memperbanyak pengetahuan tentang kelebihan tema kuliner yang anda pilih tersebut.
14. Ketahui Kekurangan Usaha
Ketika anda mengetahui poin penting dalam kelebihan ide usaha kuliner tersebut anda juga harus mengetahi kekurangan yang akan di miliki usaha tersebut. Dimana mengetahui kekurangan ini membuat anda lebih waspada dan berhati hati dalam bertindak.


15. Kunci Sukses 
Perhatikan juga beberapa kunci sukses dalam sebuah usaha kuliner. Seperti ketika anda berjualan ayam goreg crispy maka anda sebaiknya berjualan di lokasi yang banyak anak-anaknya karena ayam goreng tepung seperti itu amat di sukai anak-anak. Atau ketika anda memilih berjualan makanan seperti ayam bakar, maka berjualan di dekat jalan utama akan lebih menguntungkan daripada anda berjualan di lokasi yang sulit di jangkau. Atau ketika anda membuka usaha catering, maka anda harus lebih aktif di dalam beberapa perkumpulan sosial untuk memasarkan dagangan anda tersebut.
Lebih realistis dan peka dalam melihat peluang akan membuat anda sukses dalam mengembangkan usaha kuliner anda. Semoga artikel ini bermanfaat.